PA024: Daud dan Yonatan: Sahabat dalam Susah
Baptisan di Jalan yang Sunyi
(35) Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. (36) Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air; apakah rintangannya, jika aku dibaptis?" (37) Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah." (38) Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.
Uraian Pelajaran:
Seorang pejabat tinggi dari Etiopia melakukan perjalanan jauh dengan kereta. Di tengah jalan yang sunyi, ia membaca gulungan Kitab Suci dengan kerinduan besar. Filipus datang mendekat untuk menolong ia mengerti isi firman tersebut. Pejabat itu menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa untuk mau menerima pengajaran.
Setelah memahami kasih keselamatan, ia langsung meminta untuk dibaptis begitu melihat air di pinggir jalan. Ketaatan kepada TUHAN dilakukan seketika tanpa menunda waktu. Tindakan tersebut mencerminkan hati yang tunduk penuh pada kehendak Ilahi.
Mari berdiskusi:
Apa yang ditunjukkan oleh sikap sida-sida Etiopia yang langsung meminta dibaptis setelah mengerti Firman TUHAN?
"Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!" (Mazmur 100:2)
Penerapan dan Komitmen:
Silakan Bp/Ibu/Sdr menerapkan kebenaran dari pelajaran dalam kehidupan dan berkomitmen untuk bersikap/ berlaku yang sesuai kebenaran.
Terima kasih telah menyelesaikan pelajaran ini.
← Kembali ke Ruang Kelas



